Seorang Cwe muda, energik, menarik :) yang masih mereka-reka jalan kehidupannya.. (dulu)
sudah melalui 1/4 abad, sudah jadi wanita, tidak muda lgi, yang masih mereka-reka masa-depannya ( 2009 - July 2012 )
2012 : The special year when i find myself, ready for mature relationship and ready to live for family, and others people!
Monday, December 18, 2006
Sapa bilang masalah bisa bkin jdi belajar..
Selamat datang masalah.. I hate u.. but why u like me so much..
Gue sebel d, knapa sich selama ini koq gue selalu dikelilingi masalah di skitar gue.. Walopun gue sudah cuek dgn msalah di skitar gue, tetep aja mrk mengganggu.. Entah dengan merepotkan gue.. Dengan terdengarnya ceritanya ke gue.. Huaa apakah ini karma..
... Gue menginginkan ketenangan dalam hidup ini ...
Diam-diam dalam hati, aku berjanji aku tidak ingin memberikan masalah untuk lingkungan sekitarku..
Cukup aku yg direpotkan oleh diriku.. Althought mnusia sosial bukan berarti kan rajin berbagi masalah.. Shrsnya rajin berbagi kebahagiaan.. ya gak?
"Sapa bilang masalah bisa bkin jadi belajar?! "
- Masalah bisa bkin miskin
- Masalah bisa merepotkan keluarga
- Masalah bisa menyebabkan masalah lagi
- Masalah tidak selalu bisa dselesaikan
- Masalah bisa menghabiskan kesabaran
- Masalah itu Sucks !!!! Shit !!!! Damn !!!!
Bedakan masalah yg benar2 masalah, Dan kesukaran yg bisa membuat org belajar..
JAUH2.. Dari pembuat msalah, krn msalah akan terus berdatangan...
Wednesday, December 13, 2006
phew... fiuh...
Lelah d hari ini aku di dpan kompie mengutik utik j2me, antara eclipse dan carbide. Sh*t.. D*mn.. Slemot itu kah aku ?#@^**% Mnrt ku jika org lain, mlakukan hal smudah yg kulakukan tdi takkan slama gue mengerjakan.. Btuh waktu seharian >.< Dari pagi hingga malam.. butuh pertolongan org lain lagi T T sedih hatiku..
Cuma integrated eclipse dengan carbide, plus jalanin coding projek... T T
Perjuangan akan dmulai lagi bsk, at least gue harus mempelajari coding OOP... huaaa.. Tuhan bantu aku supaya tidak putus asa.. cuma itu kelebihan yang aku punya...
serta kelebihan lainnya, malas.. :)) Smoga ini bsk tidak datang.. :)
O iy, hr ini agak2 dongkol jg gara2 gue suruh jagain anak cici gue.. Gue dah blg suruh cari pembantu.. tuh anak bner2 ga bsa diem, bkin ksel aja.. Tpi gue termasuk jahat jga sih ma tuch anak.. abis ga bisa dikasi tau, suruh buka baju ndiri ga bisa, suruh mkn ndiri ga bisa.. huhhh.. bkin ksel aja.. tpi nyokap gue blg.. "kmu sih anak bungsu, ga punya adekk.." Emang efek ya ? hehehe..
Dah ah istirahat dlu..
Friday, December 08, 2006
sudah bulan desember
wah aku sudah mencuekkan bloggernya beberapa waktu... maap.. Akhir2 ini hidup terasa berat... tpi ku berusaha tetap tegar.. menjalankan waktu demi waktu..
Tpi shrsnya aku masih berpikir, sungguhkah hidup ku lebih berat dr yg lain...
Kdg aku merasa aku bukan org yg menyenangkan, bukan org yg pantas mendapatkan jabatan.. krn gue org yg kurang bertanggung jwab, tdk cpat berkembang, tdk cepat belajar.. Gue juga tidak mudah bergaul.. huaaa jdi sdih... >.< Gue jga pernah dikecewakan.. knapa bgitu ? apakah karma ku di dunia kurang baik ya >.<
Tpi aku bahagia krn aku pny bnyk teman...
Aku percaya kehidupan cpat atau lambat akan berubah... Dan perubahan spt apa yg akan membawaku...
aku percaya wlaupun sesulit apapun aku akan berusaha, berjuang membawa perubahan yg baik, yg positif.. becoZ i want to be better...
Saturday, November 11, 2006
busy day..
Today is special, when i realizes that i have a lot of friend.. :)
Entah gmana critany, SMP gue SMP Mater Dei ngadain Lustrum ke 4 + PenSi + Reunian.. Yah gue menyempatkan diri gue dateng stelah gue dateng ke kawinan temen bokap, n ke rumah sakit jenguk ponakan, n ke carrefour baru ke Reunian.. Gue pake rok, mles d... rapi kan gue ^^ Yah gtulah banyak ketemu temen2 lama.. dan ngobrol sana sini.. Semuanya dah pada kerja.. Wew.. cuma calon2 dokter aja yg belom lulus, plus beberapa yg terganjal karena skripsi..
Stelah itu, qta dipertemukan dengan guru smp qta.. Dan biasa deh, dipilih ketua, sekretaris n bendahara. Yang diharapkan bisa melanggengkan acara reunian.. Gue gak ikutin acara lagi, then gue kabur.. Ikut traktiran makan temen yg ultah di daerah gading serpong - Tangerang... Bole jga qta pergi ke Salsa, spt PIK gtu d. Tapi klo PIK bayar ini engga donk.. Tapi tetep ada Bandnya.. bisa request2 jga.. (Jadi ingat kejadiaan di PIK - mles d^^ )
kemudian pake acara nongkrong plus ngobrol2..
Akhirnya.. sampe lah gue di rumah. Dan skrg gue merasa tired... Istirahat dlu yahhh..
bubye...
Wednesday, November 08, 2006
Ibu Widia in memoriam
WIDIA SOERJANINGSIH
SEMUA BERAWAL DARI NOL
-Diambil dari Milis Advertising_Indonesia-
Mungkin banyak yang tahu, Universitas Bina Nusantara (UBiNus) adalah
salah satu perguruan tinggi ternama di Jakarta, bahkan di Indonesia.
Universitas pertama yang meraih Sertifikasi ISO-9001 ini memiliki
lebih dari 20 ribu mahasiswa, 700 dosen, tiga kampus yang megah,
meraih penghargaan "The Best Indonesian Net Company" dan belakangan
punya citra sebagai cybercampus. Tapi barangkali sedikit yang tahu
bagaimana seorang Widia Soerjaningsih dan ayahnya (alm) Wibowo,
mengawali dan membangun universitas ini dari sebuah kursus komputer
di teras rumah. UBiNus benar-benar diawali dengan modal ide dan
keberanian belaka. "Jangan khawatir, pokoknya kalau ada kemauan pasti
ada jalan. Kita bisa mulai dari kecil, ke sananya maju terus,"
demikianlah cara Wibowo menempa semangat putrinya.
Tapi, bagaimana bisa sebuah kursus komputer berkembang sedemikian
pesat hingga menjelma menjadi universitas besar? Barangkali salah
satu faktornya adalah karena pada masa 70-an, bidang garap teknologi
komputer masih jarang dilirik dan dikuasai orang. Justru yang
menarik, awalnya lembaga pendidikan ini dibangun dengan prinsip 'asal
kelasnya penuh' dan 'pelanggan puas'. "Prinsipnya begitu mereka mau
mendaftar, saya harus melayani mereka dengan baik. Tidak ada target
apa-apa, yang penting setiap kelas harus penuh," tutur Widia yang
lahir 19 Oktober 1950 di Malang itu.
Dengan prinsip demikian, diakui Widia, semula UBiNus tumbuhan biasa-
biasa saja. Begitu tujuan-tujuan berhasil didefinisikan, tim yang
dipimpinnya merapatkan barisan dan target-target dikejar, laju
perkembangannya pun makin pesat. Tak kalah penting adalah adanya visi
ke depan yang begitu kuat, profesionalisme dalam mengelola manajemen
perguruan tinggi, serta jiwa entrepreneurship yang diwarisi Widia
dari sang ayah. Maka, tak berlebihan jika di dunia pendidikan tinggi
di Indonesia, rektor UBiNus ini adalah salah satu sosok yang layak
dijadikan teladan.
Widia yang menikah dengan Eko Atmo Budi Santoso ini, berhasil
mengawinkan antara idealisme dunia pendidikan dengan sistem
pengelolaan bisnis profesional. Tak heran jika pada 2002 lalu ia
dinobatkan sebagai The Famous Business Woman dan The Best CEO versi
Majalah SWA dan MarkPlus. Nah, spirit apa yang membawa ibu dari
Stephen (25), Francis (22), dan Patrice (18) ini ke tangga kesuksesan
hingga sekarang? Simak wawancara eksklusif Widia Soerjaningsih dengan
Edy Zaqeus dari InMagz.Com di gedung rektorat UBiNus Jl KH Syahdan 9,
Kemanggisan, Jakarta berikut ini:
Bagaimana sejarah awal berdirinya Universitas BiNus ini?
Saya lulus S-1 bidang elektro, tapi bidang yang paling menarik adalah
komputer. Lalu kerja praktek di IBM tiga bulan, sesudah itu pernah
kerja di Pertamina tahun 1973. Saya kemudian terinpsirasi oleh idenya
Pertamina. Pada waktu saya kerja, plan Pertamina memang untuk membuat
Achademy of Computer Technology. Zamannya Pak Ibnu Sutowo itu tahun
1973. Kita direkrut untuk menyiapkan teaching staff. Karena
pengalaman saya belajar di IBM, saya disuruh mengajar teman-teman
yang dikumpulkan untuk menjadi guru di fakultas teknik. Ngajar segala
macam bersama kawan-kawan dari (Universitas) Trisakti. Sempat setahun
di sana. Pas saya berhenti itu Pertamina mulai agak jatuh. Saya
berhenti dari Pertamina bukan karena itu, tapi karena ditarik
Trisakti kembali. Karena adik harus masuk perguruan tinggi, dari
keluarga ndak ada biaya, jadi saya punya tugas. Saya kerja di
Trisakti, adik masuk. Terus sambil lalu, karena punya pengetahuan
komputer, coba usaha di Trisakti kursus komputer bersama teman-teman.
Adanya di Trisakti, awalnya itu....wah banyak muridnya. Tapi
biasalah, kalau kita masih muda, apalagi seumur membuat usaha
bersama, akhirnya nggak bisa langgeng.
Usia Anda berapa waktu itu?
Ya, di umur-umur S-1 berapa yah...sekitar 24. Kemudian dari situ
sempat kita jalankan satu biro diklat. Dapat muridnya banyak. Dulunya
mahasiswa menganggap komputer susah, kan? Tempatnya di Trisakti waktu
sore, dan memang karena membawa korps pesertanya banyak. Yang
mengamati langkah ini ayah, Pak Wibowo almarhum. Begitu saya selesai
kuliah, dari semua pengalaman tadi, kayaknya ada potensi untuk
dijual... Kebetulan ayah memang orang wirausaha. Sudah, disuruh buka
kursus sendiri. Padahal anak-anak lulusan S-1 mana mau ya disuruh
begitu? Maunya cari kerja ya? Karena berpikir lulus S-1 bisa apa sih?
Padahal kalau kita kerja sama orang, kita masih diajari, kan? Anak-
anak yang baru lulus biasanya pandangannya seperti itu. Saya ya sama
waktu itu. Makanya, disuruh kerja sendiri..."Wah saya harus belajar
pada siapa nih?" Ilmunya mentok, begitu kalau dipikir.
Tapi waktu itu berani juga?
Ya, karena saya termasuk yang nurut. Ya sudahlah, ndak usah kerja
sama orang. Kalau kerja sama orang bisa stug, naiknya pun pelan. Tapi
kalau kerja sendiri, yang pasti kalau mau naik bisa tergantung usaha
kita. Sudah, saya didukung menjalankannya. Akhirnya bagi tugas, saya
bagian akademik, ayah bagian pemasaran dan perizinan. Dan kita
mulainya di muka rumah, di teras. Rumah di Grogol, Jl Makaliwe I
No.10. Yang sampai sekarang akhirnya kita beli sebagai
apa....momentum, biar pun kita belum bangun sampai saat ini. Kita
terima malah rumah itu ndak ada tutup, kecil ruangannya cuma dikasih
bangku-bangku. Paling banyak menampung 15 orang. Strategi pemasaran
kita lakukan door to door, murah meriah ya... ke tetangga-tetangga
banyak mahasiswa, kan? Yang kos itu anak Trisakti, anak Untar.
Kebetulan memang di kampus Trisakti, komputer itu menjadi momok
mahasiswa. Ekstranya, ini logicalnya gimana sih? Menata logical
berpikir, kan itu? Kalau nggak bisa nangkap, kan bingung mau mulai
dari mana? Tapi ternyata pesertanya ndak hanya mahasiswa. Banyak juga
orang-orang dari perusahaan. Cuma saya tahunya belakangan, "Saya dulu
belajar di situ". Tahun 1974 kita mulai.
Di awal pendirian kursus itu, apa hambatannya?
Hambatannya itu dari segi saya yang memulai, otomatis antara percaya
dan tidak percaya, bisa saya jalankan nggak? Itu pertama. Tapi karena
didorong terus oleh ayah, akhirnya ya sudah.... Kebetulan prinsip
saya, kalau saya melangkah saya harus melangkah lebih baik. Itu
prinsip yang saya lakukan. Jadi ndak pernah mundur kalau sudah berani
melangkah. Itu semangatnya yang menang. Hambatannya, saya tidak
berpikir banyak hambatan karena saya juga tidak mempunyai suatu
ambisi yang terlalu terang-terangan. Jadi kalau kelasnya penuh,
berhasil! Iya, kan? Yang penting biaya hidup keluarga tertutup
ha..ha..ha.. Dan memang kehidupan keluarga kita digantungkan ke
tangan kita. Prinsipnya begitu mereka mau mendaftar, saya harus
melayani mereka dengan baik. Tidak ada target apa-apa, yang penting
setiap kelas harus penuh. Itu saja target minimal ya? Kita sudah
pakai nama Modern Computer Course, terkenal dengan MCC waktu itu.
Dari namanya sudah bagus lho...modern ha...ha...ha... Itu visi ayah.
Mengapa waktu itu memilih usaha bidang pendidikan, bukan usaha yang
lain?
Sebenarnya di luar usaha pendidikan, karena ayah seorang wirausaha,
itu segala macam usaha pernah dilakukan. Waktu kita kecil, ayah usaha
di bidang distribusi, mengambil barang dari pabrik lalu dijual ke
toko-toko. Lalu pernah jatuh karena ayah ditipu cek kosong waktu itu.
Ibu juga sudah mulai dengan wirausaha makanan. Jadi segala usaha
sudah dilakukan. Terus ayah melihat potensi saya ada, "Ya,
udah...kamu jadi guru saja!" Jadi saya sendiri tidak berpikir ke
usaha yang lain. Karena saya pikir, saya bisanya ya itu.
Dari sebuah kursus, lalu bagaimana cara mengembangkannya hingga
menjadi besar?
Jadi kita mulai dari rumah, paling punya tiga shift, pagi, siang,
malam. Begitu mulai penuh, saya mulai berpikir kenapa tidak
dibesarkan (kelasnya). Tapi kalau itu kan kita perlu uang? Uangnya
dari mana? Ayah bilang, "Jangan khawatir, pokoknya kalau ada kemauan
pasti ada jalan. Kita bisa mulai dari kecil, ke sananya maju terus".
Beliau berpikir untuk kerjasama dengan panti asuhan di Kramat Raya.
Kita main ke sana terus kita bilang, "Kita punya ide ini, bagaimana
kalau kita share, bagi hasil?" Akhirnya kita mulai, pokoknya semua
pekerjaan kita yang lakukan, nanti dari hasil kalau kita punya hasil
yang lebih, hasilnya kita bagi dua. Kita berpikir kalau kita lakukan
itu, ada suatu nilai sosial yang kita tanam. Jadi di samping usaha,
ada yang kita bantu, panti asuhannya. Filosofinya itu, dan mudah-
mudahan mendapat rahmat Tuhan. Kebetulan ayah juga orang yang sosial.
Perkembangan berikutnya?
Kalau di Kramat Raya kelasnya paralel, kalau yang diteras rumah saya
sendiri yang ngajar. Lalu untuk dibesarkan sebagai sekolah, kelasnya
harus bisa paralel. Berapa pun murid harus bisa ditampung. Jadi
filosofinya itu bagamana supaya kita bisa memenuhi ruangan. Jadi
awalnya kita punya empat ruangan.
Tapi benar.... mungkin karena misi sosialnya ada, perkembangannya
cepat. Kebetulan sekali tarifnya juga murah. Orang mulai ingin tahu
komputer itu apa sih? Jadi banyak sekali yang hadir dan gurunya bukan
saya sendiri akhirnya. Karena saya pernah bekerja di Pertamina, saya
tarik teman-teman. Murid-murid di Pertamina sudah calon guru, kan?
Lalu dari situ maju-maju, walau ada hambatan. Hambatannya waktu itu
pada saat kita belajar, kita menarik guru dari tempat yang sama. Jadi
sempat goyang oleh tuntutan kelompok yang kuat, menuntut suatu
kondisi yang lebih baik. Waktu itu kita waduh... berat juga kalau
bentuk seperti ini diikuti, lain kali diulang lagi, ya? Tapi ya
sudahlah kita mundur, mereka yang main-main seperti itu ndak usahlah,
kita cari staf lain.
Dari situ kita belajar untuk mencari tenaga tidak dari satu tempat.
Akhirnya kita hubungi Departemen Keuangan dan departemen pemerintah
lainnya, banyak yang sudah belajar komputer, kan? Lalu berjalan,
makin banyak muridnya, lalu mereka pada bertanya, "Mengapa bentuknya
kursus-kursus? Kami belajar dapat pengetahuan, tapi kami tidak
mendapat status sosial yang lebih baik?" Kebetulan yang ngambil itu
benar-benar anak yang lulus SMA yang dia tidak ngambil perguruan
tinggi. Beda dengan yang saya mulai di Grogol, anak-anak mahasiswa
yang sudah punya status sosial. Jadi kalau di Kramat Raya itu umum
banget. Jadi anak-anak SMA yang tidak bisa bayar kuliah masuk ke
sana. Itu yang mentriger kita buka akademi saja. Dan kebetulan ayah
termasuk tipe orang yang apa pun kalau dia ditantang, ditangkap. Itu
gaya wirausahanya, "Mana...? Kita buka saja akademi komputer!"
Kapan dimulai?
Sekitar 80-an, ya kita mulai akademi tahun 1981. Saya
bilang...waduh...masih mikir-mikir. Lebih banyak perhitungan. Sulit
dong minta akademi? Karena dari pengalaman di Trisakti, saya pernah
bekerja di sana, banyak sekali mahasiswa demo. Mulai 1974-1980 itu
banyak sekali demo, Malari dan semacamnya itu ya. Karena itu saya
bilang, waduh! Saya paling takut kalau didemo mahasiswa ha..ha..ha...
Sampai sekarang masih takut?
Kalau sekarang tidak. Karena kita belajar banyak dalam pertumbuhan.
Waktu itu sempat terpikir, "Waduh... bagaimana kalau anak-anak yang
tidak tahu filosofi apa-apa tiba-tiba menuntut sesuatu?" Kalau soal
perizinan kita sudah pengalaman sekian tahun. Tapi ayah kan selalu
pantang menyerah. "Jangan khawatir, pokoknya apa yang kamu tidak bisa
sebutkan, saya yang akan lakukan". Akhirnya benar, dicarikan seorang
tokoh pembina, saya anggap sebagai guru saya juga, yang waktu saya
masih SMA dia tokoh organisasi mahasiswa. Dia posisinya sebagai
direktur kemahasiswaan. Ini strategi ayah. Pokoknya kelemahan saya
dilengkapi ayah. Ya, sudah saya tidak mikir lagi, tabrak saja.
Begitulah 1981 kita mulai akademi. Hambatannya kalau mahasiswa
berkelompok seperti itu. Hambatan lain tetap keuangan. Tapi karena
orang-orang buka usaha itu jiwanya pokoknya jangan takut apa pun.
Kalau masih bisa didefinisikan, pasti bisa diselesaikan. Begitu bisa
didefinisikan, akhirnya ada titik terang. Nah, masalah gedung ayah
bilang, "Dalam dua hari saya akan jawab!" Benar. Begitu saya bilang
itu, langsung dia main ke tempat Akademi Teknik Komputer yang pertama
kita dirikan. Main ketemu pemiliknya, nggak kenal, tabrak aja! Kita
nggak punya uang datang ke situ. Ada gedung kosong di belakang yang
nggak dipakai, kita bilang "Boleh nggak kita pakai gudangnya?" Ya,
kita nggak muluklah nggak pakai gedung yang bagus, seadanya saja.
Nah, kita sudah punya tempatnya. Akhirnya kita nggak bisa mundur.
Saya desain kurikulum, termasuk konsep-konsep administrasi. Dari segi
kurikulum, berpikirnya sederhana.
Bahannya dari mana, karena waktu itu belum banyak acuan?
Belum ada. Mungkin akademi komputer sudah ada Budi Luhur yang duluan
tahun 1978, kita mulai 1981. Jadi kita hanya ada sedikit gambaran.
Karena itu para siswa kursus kita melihat ke situ, "Kami lebih kok
dari mereka, kenapa kita nggak muncul?" Semangat siswanya seperti
itu. "Ya, sudah kalau kalian percaya kita coba". Jadi kurikulum kita
rancang dengan pendekatan pengetahuan yang mana saya harus bisa
memuaskan semua. Paling mudah, kan? Kalau sampai ada guru yang tidak
hadir, saya datang, saya selalu menjadi pengganti. Saya pikir kalau
ini perguruan tinggi, ada dosen tidak datang, karena kita ingin
melayani mahasiswa, kan saya harus turun? Semua mata kuliah saya
tawarkan. Amankan? Saya sendiri tidak turun mengajar, hanya kalau
ndak ada gurunya saya yang ngajar sekali-sekali. Benar, 1981 kita
mulai, lalu kita rekrut teman-teman dari Trisakti untuk jadi dosen.
Tapi saya tidak ambil angkatan saya, tapi angkatan adik saya.
Apa alasannya?
Tidak tahu, ada suatu feeling yang mengatakan, mungkin saya lebih
mudah mendorong anak-anak yang lebih muda dari saya, daripada teman
sebaya. Jadi saya rekrut adik-adik angkatan saya. Tapi masalah di
tahun-tahun pertama di kampus ini, tiga orang tenaga pengajar tadi
berkirim surat kepada saya, mengundurkan diri. Tiga-tiganya hilang,
padahal mereka pengajar inti dan hebat-hebat. Tapi sudah karakter
saya, kalau ada masalah harus bisa diselesaikan. Ya, tapi saya tidak
berusaha menarik. Saya kalau sudah dibuat seperti itu, ya sudah.
Akhirnya saya turun ke seluruh mahasiswa, saya sampaikan jangan
khawatir kita jalan terus, saya ngajar sendiri.
Mengajar berapa kelas?
Waktu itu kita hanya mengendalikan dua ruangan, jadi minimal saya
harus punya satu partner. Tapi dari guru yang lain, guru part time,
kita masih punya. Akhirnya kita menggunakan part time untuk mencari
pengganti. Itu pengalaman yang nggak boleh diulang.
Kapan mengalami percepatan pertumbuhan dan apa faktor-faktornya? ....
Jadi kalau dari awal, langkah yang kita lakukan adalah berbuat sebaik
mungkin melayani para siswa. Itu strategi yang saya lakukan. Karena
itu tumbuhnya pelan. Sampai suatu saat tahun 1995, kita punya
mahasiswa tujuh ribu, gedungnya kita baru punya satu yang lengkap.
Itu pun dibangun mulai 1984, tiap dua tahun kita menambah ruangan
sampai 1995. Kita mulai program S-2 tahun 1993 sebagai suatu program
untuk mengangkat image, otomatis kita harus merekrut orang yang lebih
baik. Kemudian belajar memenej teman-teman yang pengetahuannya di
atas saya. Nggak gampang juga, susah juga! Biasanya teman-teman di
atas kita, kalau ditarik dia langsung positioning diri, kan? Dari
sisi lebih pengetahuannya oke, karena kita undang memang karena itu.
Tapi kadang ada satu rasa sombong yang mengakibatkan mereka lupa,
dengan meremehkan organisasi kita yang lebih besar. Ini sempat
terjadi. Padahal ini adalah dosen yang kita didik melalui beasiswa
dinas. Itu kegagalan pertama kita menentukan resource. Kita kirim ke
luar negeri untuk S-3 tapi gagal. Itu hampir membalikkan organisasi
kita, sehingga terpaksa kita lepas. Pada saat itu saya bertemu teman
yang mempunyai filosofi berbeda dengan approach yang saya pakai.
Kawan ini bilang, "Kalau kita ingin maju kita harus tentukan ujungnya
dulu, sasaran". Kalau saya kan didorong dari bawah. Jadi kalau kawan
ini, ditentukan sasarannya dulu, terus kita uber. Sehingga sejak 1995
itu mulai lebih cepat. Sekitar enam tahun berikutnya, dari 7 ribu
mahasiswa menjadi 22 ribu. Ini karena strategi teman tadi yang kita
pakai.
Siapa saja yang mendorong kemajuan tersebut?
Tim inti kita sekarang. Jadi filosofi yang saya belajar dari kawan-
kawan ini adalah kalau mau melakukan sesuatu, lakukan sesuatu yang
besar sekaligus karena capeknya sama. Jangan yang biasa-biasa.
Apa inti strategi Anda sehingga bisa membangun universitas yang pesat
perkembangannya?
Kita memang punya tim inti. Di dalam tim tadi kita selalu mendorong
bahwa sebenarnya kita punya visi. Visi kita adalah menjadi panutan.
Terus pada waktu diskusi, yang disebut panutan itu apa? Harus bisa
jadi contoh kan bagi yang lain? Mengukurnya bagaimana? Nah, kita
harus membuat langkah yang berbeda dari kawan-kawan lain. Langkah
pertama yang kita lakukan adalah ISO. Jadi memakai bakuan mutu ISO
9001 tahun 1997. Pesannya, kita harus beda dengan kawan-kawan lain.
Kalau berbeda harus inovasi, kan? Padahal awalnya kita ISO baru
belajar. Tapi berani dululah.
Setelah berjalan, ISO itu benar-benar suatu konsep yang bagus. Karena
digunakan oleh banyak usaha dan perusahaan. Konsep berpikirnya bagus
dan indah sekali. Antara lain disampaikan, 'tentukan sasaran yang
ingin Anda capai', 'semua sasaran harus bisa diukur', 'apa yang Anda
tulis harus bisa dilaksanakan'. Kita belajar banyak dari konsep itu,
bahwa kita tidak boleh berjanji sesuatu yang kita tidak bisa berikan.
Karena itu bisa menjatuhkan kita. Kita harus menanamkan kepercayaan
kepada pelanggan. Kalau kita janji A, harus diberikan A, dan semuanya
harus bisa diukur. Dari situ kita menerapkan konsep-konsep yang
berbeda dari kawan-kawan lain, misalnya pertemuan dalam suatu kelas.
Kita define per kelas dalam satu semester, dan kalau ada dosen yang
tidak masuk, kita harus bisa uber sampai ada kelas. Kalau perlu hari
minggu kuliah. Sekalian ini menanam konsep kepada mahasiswa, kalau
dia dirugikan, dia boleh berteriak kepada kita. Karena ini alat
kontrol, mereka harus berteriak. Memang babak belur.
Babak belurnya?
Babak belurnya, teriakan tahun pertama itu tidak di sektor akademik
saja. Wah...gila juga ini! Kita sudah berusaha merapikan bagian
akademik, teriakannya di bagian-bagian lain. Keseluruhan akhirnya.
Berarti tantangan bagi kita untuk bisa memuaskan para pelanggan kita
di semua sektor. Itu kan input? Dulu kita tidak berpikir sejauh itu.
Jadi itu yang menarik, sehingga kita belajar. Itu yang mendorong
kita. Akhirnya kita membuat suatu plan yang bisa kita definisikan.
Begitu tim berani mendefinisikan, tugas saya nguber tim. Tidak terasa
itu tercapai, yang mengakibatkan pelanggan percaya kembali kepada
tim. Biar pun berat karena kita harus berubah. Kalau tahun ini kita
lebih ingin mengubah konsep berpikir.
Perubahan seperti apa kira-kira?
Kalau kemarin ISO itu tentang tujuan dan sebagainya. Sekarang kita
bisa seperti ini dan diakui masyarakat. Sehingga pengalaman yang kita
rasakan ini, kita ingin turunkan secepatnya kepada para mahasiswa
supaya mereka juga berhasil juga nantinya. Jadi memang di dalam
perjalanan, katakan kalau ada demo mahasiswa saat ini, kalau di
tempat lain pimpinan menghindar, ya. Rata-rata tidak mau menemui,
kan? Kalau kita berpikir karena mereka ini mahasiswa timur, pasti
mereka ingin menyampaikan sesuatu feedback. Kalau mereka ingin
menyampaikan feedback kepada kita, kenapa kita ndak mau menemui?
Justru kita harus cari secepat mungkin. Dan harus dididik
mahasiswanya. "Kalau Anda mau demo boleh, tapi misi demonya apa?
Menyampaikan kritik kepada kita, kenapa tidak bertemu kita?"
Jadi filosofinya yang kita tanamkan. "Kalau Anda mau menyampaikan
itu, ngapain pasang-pasang spanduk atau rame-rame di lapangan? Nggak
sampai juga kalau saya tidak dengar, atau kalau saya pura-pura ndak
dengar. Misinya kan mau menyampaikan, datang saja ketuk pintu. Anda
mau ngomong atau Anda mau marah di sini juga boleh". Jadi filosofinya
yang kita ubah. Dan cukup baik hasilnya. Mereka itu senang kalau
didengar, ya? Begitu kita dengar, meskipun kita katakan "Sorry saya
tidak bisa melaksanakan yang kamu minta...." Ndak marah juga. Mengapa
kita takut?
Salah satu keberhasilan lembaga ini adalah kerjasamanya dengan
lembaga lain. Bagaimana Anda menjalankan strategi ini?
Memang mengelola pendidikan itu bukan suatu proses yang begitu satu
proses selesai, terus kita selesai, tidak ada after sales. Kalau di
industri kan mereka pakai, begitu jual, ada after sales. Konsep
perguruan tinggi kan nggak? Lepas dari perguruan tinggi itu urusan
masing-masing. Dia tak berhasil ya dukamu, dia berhasil ya untungmu,
begitu konsep umum, ya? Cuma kita berpikir, kalau mereka tidak
berhasil, ya kita sedikit berdosa, kan? Artinya kita salah dong dalam
mengarahkan mereka? Iya, kan? Jadi kita berpikir, minimal kita kasih
senjata sedikit lagi dong! Yang harus kita lengkapi, yang dia
kemampuan minimalnya secara cepat bisa sama dengan pasar. Karena itu
kita mulai bekerjasama dengan Cisco, Microsoft, IBM, itu antara lain.
Tujuannya adalah mentransfer pengetahuan-pengetahuan up to date yang
mereka pakai di dunia usaha ini untuk bisa dikuasai oleh mahasiswa.
Biar pun itu tidak masuk di kurikulum. Kurikulum kan kita bingung
karena diatur pemerintah. Itu dipasang kan beban berat?
Soal kurikulum dalam konsep Anda, apa saja yang perlu ditambahkan?
Dari segi kurikulum kalau zaman dulu kan banyak diatur pemerintah.
Tapi sekarang sudah banyak kelonggaran. Sehingga kita melihat,
wah.... ini lebih mudah lagi untuk mencapai tujuan dan sasaran kita.
Yang sebenarnya kita lakukan dalam kurikulum ini, akhirnya kembali ke
prinsip lagi. Filosofi dasar yang harus kita tanam kepada mahasiswa
adalah suatu pengantar untuk belajar. Apa pun ilmunya, jadi bagaimana
cara kita mendidik mahasiswa tentang cara belajar untuk belajar. Ini
yang tidak ada di dunia pendidikan. Sekarang ini yang saya lihat,
karena banyak dosennya yang part time akhirnya 'pokoknya aku
ngajar...ngerti sukamu nggak ngerti sukamu'.
Dampaknya nggak ada inovation. Kondisi mahasiswa sekarang kalau tidak
disuruh tidak jalan, nggak ngerti inovation. Belajar pun biasa
dikebut dua hari, kalau nilainya tinggi ada kebanggaan. Makanya kita
adakan perubahan total. Jadi konsepnya, materi tidak harus habis,
yang penting cara belajarnya bisa tertanam. Sehingga mereka bisa
belajar lebih banyak daripada apa yang kita berikan. Otomatis ya,
semangatnya harus ditanamkan, cari bacaan sebanyak mungkin, cari
informasi sebanyak mungkin. Kebetulan saya kemarin mencoba dalam
kelas entrepreneur, capek! Capeknya, pada awal di kelas saya
tanya, "Ini kalian masuk kelas entrepreneur karena Anda mau jadi
entrepreneur atau karena dipaksa oleh sistem kita?".
Dan jawaban mereka?
Jawabnya, "Kami diwajibkan…" Wah, saya kecewa. Padahal saya
mengorbankan waktu malam untuk mengajar mereka. Saya bilang, "Kalau
Anda hanya untuk pengetahuan dan tidak untuk diterapkan, saya rugi!".
Lalu saya balik, "Di akhir kelas saya ingin Anda mengubah konsep
bahwa akhirnya Anda ingin jadi entrepreneur, karena Anda tahu semua
cara entrepreneur itu bagaimana". Lalu kita kasih PR (pekerjaan
rumah), otomatis dong, proses belajar kok. Apa yang harus Anda
belajar, topiknya ini, belajar buku ini, cari dari internet ini, di
kelas kita tidak ngajar. Saya anggap di kelas itu mereka sudah
belajar, kita bicara suatu topik, tinggal mereka menentukan apa yang
mau didiskusikan. Lalu saya undang para wirausahawan dan dunia
industri, dan mereka boleh menggali sebanyak mungkin dari background
pengetahuan minimal yang mereka pakai.
Jadi pada awal bagaimana, perlu uang apa nggak, wirausaha, kan? Dan
akhirnya mereka melihat bahwa teman-teman yang kita datangkan
semuanya memulai usaha tanpa uang. Semua start dari zero. Maka begitu
akhir kelas mereka membuat business plan, disuruh presentasi, sudah
hebat-hebat. Nilai kita umumkan, lalu saya inginkan feedback; "Apakah
Anda ingin jadi entrepreneur?" Semua bilang oke, malah ada yang sudah
berpikir "Saya mau di industri ini, ini, ini…". Ada juga yang
bilang, "Ini adalah proses belajar yang paling menyenangkan yang
pernah saya alami…" Sudah bagus, kan? Padahal kita nggak ngajar,
hanya skenario kita buat sedemikian rupa dan mereka sendiri yang
belajar. Tapi dampaknya mereka merasa itu yang paling tinggi
nilainya. Jadi memang prosesnya yang harus diubah di perguruan tinggi
itu.
Dunia pendidikan adalah dunia idealisme. Sementara pendidikan sendiri
jika tidak dikelola secara profesional juga tidak jalan. Bagaimana
Anda menyeimbangkan keduanya?
Sebenarnya terpisah. Sisi idealisme kita bukannya membentuk lulusan
istilahnya, tapi memvalue-added. Menanamkan suatu value added kepada
mahasiswa yang masuk sehingga menjadi lulusan, itu adalah pengetahuan
dan nilai-nilai. Itu yang kita tanamkan. Itu idealismenya. Jadi usaha
yang kita lakukan dalam memenej pengetahuan yang kita tanam tadi, dan
itu yang disebut bisnisnya ya, mengelolanya. Kalau kita compare,
mengelola perguruan tinggi dengan mengelola bisnis itu sama. Tidak
ada bedanya. Kan di situ ada faktor finance, ada faktor operasional?
Bedanya, kalau di pabrik kan dia milih barang mentah dikelola menjadi
barang jadi. Kalau di rumah sakit ya menyembuhkan penyakitnya. Kalau
di kita kan hampir mirip dengan di rumah sakit. Umumnya kita menambah
value, itu yang kita garap. Di bisnis sama, tidak beda ya? Makanya
teman-teman banyak yang mengatakan, kalau mengelola perguruan tinggi
dengan gaya bisnis itu seolah-olah berdosa. Banyak yang mengungkapkan
demikian. Tapi kalau filosofinya bagaimana kita berusaha dengan
profesional untuk supaya targetnya tercapai, sama (dengan bisnis:
red). Kawan-kawan di dunia industri tetap bilang ini bisnis ya.
Cuma bisnis yang muatannya lain?
Ya, tetap ada suatu nilai idealismenya. Ya, memang harusnya bisalah.
Ke depan, cita-cita apalagi yang ingin Anda wujudkan setelah dari
semua yang Anda bangun selama ini?
Kalau di perguruan tinggi kita kan mencoba memberikan contoh, dan
kebetulan ini kegiatan terbesar yang kita lakukan. Ternyata kalau
kita menerima mahasiswa masuk, banyak konsep berpikir yang salah yang
ditanamkan di pendidikan sebelumnya. Di keluarga kita tidak bisa
mempengaruhi karena itu hak masing-masing keluarga. Minimal yang di
sekolah-sekolah di tingkat bawahnya. Yang paling mendasar dampak yang
kita rasakan di perguruan tinggi adalah kemampuan bertanya. Waduh…
mahasiswa yang berani bertanya… takut kan mereka bertanya? Karena ini
budaya. Padahal budaya bertanya itu, kalau mereka bertanya mereka
bisa explore segala macam. Minimal dia akan bertanya terus pada diri
sendiri. Itu akhirnya kita berpikir, kita harus memberi contoh juga
pada tingkat di bawahnya.
Jadi kita akan mendirikan sekolah. Tapi model kita tidak akan
berbentuk seperti yang sudah ada. Biar pun model ini kalau kita lihat
layer kita masih pasang di layer atas. Karena kita belum berani
pasang di layer bawah ditinjau dari segi ekonominya. Tapi suatu saat
kita akan turun jugalah. Jadi kita masih pakai yah…menanamkan ini
pada yang atas karena kita juga lagi belajar ya? Proses belajar kan
harus berhasil? Jadi kita menanamnya di atas, mungkin pengalaman ini
nanti akan coba kita turunkan sebagai model. Mudah-mudahan model ini
tidak kalah di perguruan tinggi, secara cepat kalau ikut program
lain. Kalau ini dilewati Indonesia akan bangun lebih cepat, kan?
Hal apa yang paling memotivasi Anda untuk berkarya di bidang ini?
Pada awal berdiri kita punya moto, bahwa kita ingin berperan
membangun bangsa melalui pengetahuan. Namanya kebetulan juga Bina
Nusantara. Itu pun nama yang diberikan kawan-kawan seperjuangan ayah
di masa penjajahan. Dan itu menjadi spirit seluruh civitas akademik
kita. Itulah kenapa dinamakan Bina Nusantara, karena kita punya cita-
cita melalui pendidikan ini kita harus bisa berperan membangun bangsa
Indonesia. Itu folosofi yang ditanamkan oleh penasihat kawan
seperjuangan ayah. Pada awal mulai mereka juga bilang, "Jangan
mengecewakan kami ya? Jika Anda mengundang kami, ikuti apa pun
tujuan, visi. Jangan sampai Anda hanya pinjam nama tetapi tidak
bertanggung jawab!" Itu yang selalu kita ingat. Memang masa itu waktu
kita tumbuh, semua perguruan tinggi pakai nama leader ya…jenderal dan
sebagainya. Kalau sekarang sudah hilang ya. Cuma saya bilang waktu
itu, "Saya tidak akan pernah mencatut nama. Karena tidak ada
gunanyalah nama-nama yang dipasang!" Iya, toh? Sampai hari ini kita
tidak pernah pasang.
Kalau spirit dari dalam Anda sendiri?
Kalau visi dasar saya sebagai individu adalah bagaimana saya melayani
banyak orang, sehingga mereka bisa berguna bagi negara dan bangsa
ini. Yang menjadi panutan paling kuat bagi saya adalah Ibu Theresa.
Sentuhan kemanusiaannya…
Bagaimana Anda memaknai perjalanan hidup dan kesuksesan ini?
Saya merasakan bahwa apa pun yang kita capai saat ini adalah bukan
dari individu. Kadang-kadang saya berpikir bahwa Binus ini bukan
milik saya, tapi Binus ini milik Tuhan yang dipercayakan kepada saya.
Sehingga saya harus jaga baik-baik, sehingga ya tidak mengecewakan
Pemiliknya…. Filosofi sebenarnya itu. Lebih mudah, kan? Dari pada
kalau milik kita, kita bisa nggak tidur! Iya, kan? Kalau dibalik
seperti itu, ini hanya milik Yang di Atas, kita hanya diberi
kepercayaan, kan kita tinggal membagikan itu kepada kawan-kawan yang
lain dan mereka rata-rata ikut setuju. Lebih enak lagi, kan? Sehingga
gerakannya saya bilang, "Saya bukan tipe seorang pemimpin yang akan
memonitor day to day apa yang kalian lakukan, tapi yang ingin saya
tanamkan adalah bahwa pengawasnya bukan saya, pengawasnya adalah
Pemiliknya". Lebih enak lagi, kan? []
Thursday, November 02, 2006
Wanita & kekuatannya ^^
huh, sebel d.. koq gue pulang ke rumah nyokap gue malah ke tomang.. kesellllll rasanya..
Stelah liburan dari tomang skitar hampir 2 minggu. Tadi gue kembali ke rumah naik bus.. Terkadang gue merasa nyaman naik bus & angkot daripada taksi. Walaupun bagi orang lain, keamanannya sangat tidak aman. Tapi terkadang dengan naik bus, qta bisa berinteraksi dengan orang lain. Tadi tanpa disengaja gue mendengar pembicaran seorang ibu2 dengan laki2 yang tidak saling mengenal.
Seorang ibu tersebut ternyata adalah seorang dosen, dia bilang begini.. Sekarang ini, orang harus memiliki 3 bahasa baru banyak dicari orang. Kemudian dia bilang, dlu jaman soeharto, bahasa china dilarang. Lihat saja sekarang Indonesia tersuruk..
Humm, klo dipkir2 skrg komoditas impor indonesia bnykan dari china. Dan skrg di Amerika sana, umur 2 tahun sudah diajarkan mandarin.
Kemudian ibu tersebut berkata lagi, Saya pikir stelah anak-anak saya lulus saya akan pensiun. Tapi ternyata saya masih dibutuhkan untuk mengajar. Padahal sekarang umur saya uda 63 tahun...
Humm, benar-benar di dunia ini pendidikan sangat penting. Orang-orang jaman dlu masih dibutuhkan utk mendidik anak2 jaman skrg yg manja.
Yah.. bgitulah cuplikan yg gue tangkap dari menguping pembicaraan mereka.. walaupun wanita tersebut sudah tua, tpi dia masih memiliki integritas yg tinggi. Dia bilang orang yg sukses skrg itu adalah orang-orang yg disiplin..
Terpujilah ibu kita kartini.. hehehe.. Hidup wanita mandiri ^^
Thursday, October 19, 2006
Ngutip
Diambil dari blogger tetangga Revolusi Hidup
Sampai hari ini, aku masih bingung kenapa manusia begitu mengagungkan pernikahan. Sementara dari pengalaman pribadi dan orang sekitar, sudah membuktikan bahwa pernikahan bukan hal yang teramat sangat agung…
Masih ingat betul, itu malam minggu. Aku nongkrong bersama beberapa teman cowok. Remember, I noticed that I was a tomboy girl? Sebagai para jomblo, kami melakukan apa saja mengusir malam minggu tanpa pacar. Main billiard, nonton konser musik, sampai sekadar main gaplek di kos-kosan. Malam itu kami sudah mati gaya tak tahu mau apalagi. Bana, seorang teman dari ISTN memamerkan foto cewek cantik dari dompetnya.
“Namanya Cika, lagi kuliah di Belanda. Gue cinta banget sama dia,” cowok gondrong itu mendadak sentimental.
“Oh, dia cewek lu?”
Bana menggeleng.
“Kalau dia cewek gue, gue pasti akan married sama dia. Gue malah ngga mau married sama dia.”
Aku yang masih semester pertama dan lugu soal cinta hanya menggarung kepala, bingung mendengar jawaban Bana yang sudah mau skripsi. “Aneh lu, masak ngga mau nikah sama cewek secantik itu?”
“Kalau gue married sama dia, berarti gue mesti “anuan” ama dia? Wah, ngga tega deh. Gue terlalu cinta sama dia sampe gue ngga tega begitu.”
Saat itu aku belum “ngeh” banget sama jawaban Bana yang lima tahun lebih tua dariku itu. Sampai kemudian beberapa tahun kemudian aku membaca “Catatan Seorang Demonstran” yang waktu itu masih dalam kemasan lama, belum bersampul foto Nicolas Saputra seperti sekarang. Dikisahkan Gie tidak terlalu bersemangat mengejar perempuan yang dicintainya, Maria. Ia tidak mau Maria jadi objek dalam pernikahan kelak. “Pernikahan adalah pelacuran yang dilegalkan.”. Gie tak bisa menerima terlibatnya nafsu seks dalam sebuah ikatan cinta yang suci. Baginya, jika kita mencintai seseorang maka sebaiknya kita menghormati orang itu. Menghormati berarti tidak berbuat kurang ajar, termasuk tidak menidurinya.
Ketika membaca buku itu aku masih semester dua. Masih belum sadar juga apa yang dimaksud Gie.
Hari ini, aku sudah bertemu begitu banyak jenis manusia dengan segudang pengalaman hidupnya. Ada yang menikah dan bahagia. Menikah dan tidak bahagia. Tidak menikah dan bahagia. Tidak menikah dan tidak bahagia. Pernah menikah dan bahagia. Pernah menikah dan tidak bahagia. Dan sebagainya. Begitu rupa-rupa. Dan yang memprihatinkan, banyak pernikahan yang tetap dipertahankan sekuat tenaga dengan alas an menjaga nama baik keluarga. Padahal banyak kasus pasangan itu sudah tidak lagi bahagia satu sama lain. Begitu majemuk.
Lalu aku kembali dihadapkan pada fakta, mecintai seseorang memang sebaiknya tetap menghormatinya. Tidak melibatkan nafsu jasmani. Jika nafsu sudah terlibat, maka cinta dapat pergi kapan saja.
Saat seorang sahabat lelaki berkata, “Gue kangen elu”, berarti dia memang kangen dengan kehadiran sahabatnya. Kangen canda tawa dan keluh kesah. Tapi ketika seorang pacar berkata, “Gue kangen elu”, dapat berarti dia kangen untuk sekadar ciuman, belaian, atau bahkan lebih.
Itu yang bikin saya lebih percaya dengan cinta platonis daripada cinta eros.
-------------------------------------------------------------
Kuharap, aku merasakan cinta platonis. Jangan biarkan ku terjebak dalam cinta eros dalam kehidupanku. Karena aku ingin dihormati sbg wanita..
Wednesday, October 18, 2006
19 Oktober 2006
Knapa ini blog, jadi spt diary ya? seharusnya tidak baik dikonsumsi orang2 pda umumnya.. cma yaa. cuek lah :)
Hari ini sharian d rmh. Nonton film engine (film jepang pinjeman dari adit).. Tenang ini film bagus(drama keluarga), bukan bokep spt dugaan teman2.. (huh.. aku kan sdah bertobat).. Bgitu gue bilang dgn 2 temanku, mereka langsung menebak bokep ya ?!?! dsar pria2 jaman skrg otaknya msum.. :))
Hari ini ckup happy, ternyata inbox ku ckup terisi. Ada email dari teman lama, dan email penting tentang skripsi.. Jarang2 bgini, biasanya isi email cuma spam dr fs, plus lowongan kerja..
Dan spt biasa, jika saya tdk pny kerjaan.. Saya akan looking arround @friendster.. biasaaaa, cari gosip temen2 :) Liat foto2 terupdate, status terupdate, & update berita teman2.. betapa baiknya saya bgitu peduli dengan teman2.. :)
Liburan Lebaran akan datang selama seminggu, untung aku sudah pny cadangan kerjaan selama liburan. Menemani oma gue di tomang, yah dan pasti sudah ketebak kerjaannya nonton film korea terusss.. dan sisanya membersihkan bagian2 rumah yang jarang dibersihkan & sering terlupakan seperti meja kaca, gorden2, dll.
o iya, kabar hari ini ckup tdk baik pula.. hiks mtor vario tdk jadi.. Karena sales kurang ajar yg dateng ke t4 nyokap gue. Tdk berhasil dinego oleh HRD utk diskon, wlopun yg psen vario bnyk skali... Yahhh, tdinya dtwarin suprafit... tpi gue blg pkir2 dlu.. Dah terlnjur dmen sama vario.. hikz.. entah kpan gue bru mengendari mtor.. Sabar bangeth d gue.
Udah ah.. bingung. Harus lebih optimis lagi buat ke depan.. Ganbatte nee...
Uraian isi hati, dari 17 oktober 2006
Jam 5.30 Wew gue belom tidur.. ^^ Gue baru aja nyelesein film korea 23 cd dalam 2 hari.. :)
Wew, knapa jga blogger gak bisa dibuka pagi2, bkin gue harus buat di word dlu..
Ada beberapa yang berkesan dari film tersebut (First Love a Royal Prince) :
Ucapan seorang ayah yang workaholic terhadap anaknya workaholic
“Kerja itu tidak pernah ada habisnya, 30 tahun bekerja pun masih belum selesai-selesai, Dan resikonya memang ada hal-hal yang harus dikorbankan..”
Me :
Apa yang dicari dari suatu pekerjaan?!?! Masa depan yang lebih baikah? Yah Masa depan, tapi karena itu pulalah kamu menelantarkan wanita, keluarga, dll.
Ucapan spasang kekasih..
“Yo min, mencintai itu sangat sulit”
Me :
Wah sesulit apa sih ?! Sampai mencintai itu sulit.. Saya rasa sulit, karena orang yang kita cintai tidak mencintai kita. Rasanyaaa sulitthhh sekali... :)
Singkat aja ya, soalnya gue masih btuh tidur nti siang musti pergi ke kumon..
----------------------------------------------------
Itu tulisan singkat gue pas sblm ke kumon..
Hari ini Ngiung.. Ngiung.. Ngiung.. "Wah apaan nich yang bakalan lwat?" Ternyata polisi lewat, dan dia berhenti menutupi jlanan.. Humm..kemudian.. apa lagi yang lewat Jaguar lewat, kemudian bus Mercy, mobil Fortuner, dan berbagai mobil gagah lainnya dengan plat mobil berwana hijau.. Sepertinya sekumpulan polisi yang baru saja lewat, atau tentara..
Wah betapa gagahnya mereka melewati jalanan di simprug.. Seandainya segagahnya mereka membela negara ini... Lihatlah, kalian memamerkan keindahaan diri kalian, sementara orang-orang di jalanan itu dengan pakaian compang camping(di pasar kebayoran lama), muka keriput, dengan peluh dan keringat brusaha mencari uang... Orang-orang besar, Apakah mereka layak untuk dipuja dan dipuji?! Mereka menilai dengan apa kebesaran mereka? Jabatan yang besar, Gaji yang besar, atau Mobil yang besar.. Bah... Belom lama memikirkan hal tersebut, orang di depan saya (di dalam bus) ternyata memakai pin POLICE DAMMIT.. orrr something.. gue lupa :)
Dalam hati gue cma pkir,.. "wahh.. Mereka memang bukan orang yang layak dipuja puji?!, Lihat saya rakyat nya saja melihat mereka spt itu.." :)
--------------------------------------------
Hari ini di kumon ckup dibuat kesal dengan satu anak.. Humm topik hari ini "Anak Manja".. Sudah cukup sibuk melayani anak-anak yang kesulitan mengerjakan soal, ditambah memeriksa koreksian yang mengantri.. Ada satu anak kringikan, gara2 salah banyak. Dan dalam semua soal, dia minta dibantu mengerjakan.. sambil mengucapkan kata2 tak brenti2.. Hhhh... Rasanya tidak mudah untuk belajar sabar ^^
Stelah slesai, rasanya lega.. Tapi hari ini kurang puas, spertinya aku kurang banyak bekerja sampai kubilang dengan asisten satunya, sepertinya koreksian besok akan banyak. (tidak enak rasanya, mengakibatkan limpahan kerja ke orang lain)..
Anak manja di Indonesia sangat banyak.. Tentu saja, mereka mempunyai pembantu.. Mana pernah mereka mencuci, menyetrika, memasak, membersihkan t4 tdur dll. Stelah sekolah, bermain bermain dan bermain.. spt sodara gue ajah.. dateng2.. Main yuk main.. slesai diajak main mengajak koko gue bermain.. selesai itu mengajak bokap bermain.. Apa kerjaannya cuma bermain saja.. Menyebalkan sekali..
I hate children sometimes.. Wajah mereka sangat cool, hanya saat tidur saja.. ^^
Skali waktu aku mulai bercermin.. Apakah aku termasuk anak manja? Aku memang dilahirkan sebagai anak bungsu, dan anak kesayangan bokap nyokap.. Dan kadang aku memang banyak maunya.. Yah, that's me.. Apakah itu suatu keberuntungan ?
Belum tentu.. Sedihnya, aku diputus pun karena aku bukan wanita yang mandiri, dan emotional unstable..
Weks..
Me :
Wah sesulit apa sih ?! Sampai mencintai itu sulit.. Saya rasa sulit, karena orang yang kita cintai tidak mencintai kita. Rasanyaaa sulitthhh sekali... :)
Singkat aja ya, soalnya gue masih btuh tidur nti siang musti pergi ke kumon..
----------------------------------------------------
Itu tulisan singkat gue pas sblm ke kumon..
Hari ini Ngiung.. Ngiung.. Ngiung.. "Wah apaan nich yang bakalan lwat?" Ternyata polisi lewat, dan dia berhenti menutupi jlanan.. Humm..kemudian.. apa lagi yang lewat Jaguar lewat, kemudian bus Mercy, mobil Fortuner, dan berbagai mobil gagah lainnya dengan plat mobil berwana hijau.. Sepertinya sekumpulan polisi yang baru saja lewat, atau tentara..
Wah betapa gagahnya mereka melewati jalanan di simprug.. Seandainya segagahnya mereka membela negara ini... Lihatlah, kalian memamerkan keindahaan diri kalian, sementara orang-orang di jalanan itu dengan pakaian compang camping(di pasar kebayoran lama), muka keriput, dengan peluh dan keringat brusaha mencari uang... Orang-orang besar, Apakah mereka layak untuk dipuja dan dipuji?! Mereka menilai dengan apa kebesaran mereka? Jabatan yang besar, Gaji yang besar, atau Mobil yang besar.. Bah... Belom lama memikirkan hal tersebut, orang di depan saya (di dalam bus) ternyata memakai pin POLICE DAMMIT.. orrr something.. gue lupa :)
Dalam hati gue cma pkir,.. "wahh.. Mereka memang bukan orang yang layak dipuja puji?!, Lihat saya rakyat nya saja melihat mereka spt itu.." :)
--------------------------------------------
Hari ini di kumon ckup dibuat kesal dengan satu anak.. Humm topik hari ini "Anak Manja".. Sudah cukup sibuk melayani anak-anak yang kesulitan mengerjakan soal, ditambah memeriksa koreksian yang mengantri.. Ada satu anak kringikan, gara2 salah banyak. Dan dalam semua soal, dia minta dibantu mengerjakan.. sambil mengucapkan kata2 tak brenti2.. Hhhh... Rasanya tidak mudah untuk belajar sabar ^^
Stelah slesai, rasanya lega.. Tapi hari ini kurang puas, spertinya aku kurang banyak bekerja sampai kubilang dengan asisten satunya, sepertinya koreksian besok akan banyak. (tidak enak rasanya, mengakibatkan limpahan kerja ke orang lain)..
Anak manja di Indonesia sangat banyak.. Tentu saja, mereka mempunyai pembantu.. Mana pernah mereka mencuci, menyetrika, memasak, membersihkan t4 tdur dll. Stelah sekolah, bermain bermain dan bermain.. spt sodara gue ajah.. dateng2.. Main yuk main.. slesai diajak main mengajak koko gue bermain.. selesai itu mengajak bokap bermain.. Apa kerjaannya cuma bermain saja.. Menyebalkan sekali..
I hate children sometimes.. Wajah mereka sangat cool, hanya saat tidur saja.. ^^
Skali waktu aku mulai bercermin.. Apakah aku termasuk anak manja? Aku memang dilahirkan sebagai anak bungsu, dan anak kesayangan bokap nyokap.. Dan kadang aku memang banyak maunya.. Yah, that's me.. Apakah itu suatu keberuntungan ?
Belum tentu.. Sedihnya, aku diputus pun karena aku bukan wanita yang mandiri, dan emotional unstable..
Weks..
Sunday, October 15, 2006
15 Oktober 2006
Hari minggu yang terasa panjang. Karena seharian ini tepatnya gue selalu di dalam kamar, kecuali untuk makan.
Untung aku punya internet, dan kebetulan harus memboroskan internetnya.. Mengingat minggu depan gue bakalan ada di tomang skitar seminggu-an, so inet di rumah gak akan kepake quotany..
Sampe bingung mau pake buat apa lagi ???
Karena aku sharian di rumah saja, dan kelihatannya Otak ku spt berhenti berpkir jga.. Oleh karena itu, maka dari itu tidak ada yg dapat aku critakan.. Maap..
Friday, October 13, 2006
Dunno
Hari-hari belakangan ini gue merasa tidak ckup baik. Tapi tadi lumayan terhibur, karena gue pergi ke kumon. Wlo sempet ngantuk siang2nya, tpi semakin sore semakin bersemangat, semakin rame.. Ada satoe anak curhat gtu sama gue ^^ ... Bwel banget d.. crita klo dia baru aja ditembak ma temen cowonya, terus dia janji kasi jwaban seminggu berikutnya. Teruuusss... jwbnya apa hayo? Dia jwb iya k tuch cwo.. tapiii... satu stengah jam berikut.. dia ptusin lagi utk gak jdi pcaran... hahahaha.. anak smp bangeth d.. ^^
Mna di skulnya, dia maen kaka, dede, mama, tante2an.. Terus cwo yg naksir dia jga begitu, maen spupuan, dll. Terus murid gue ini minta kertas sama spupu2an nya cwo yg naksir dia.. Tadinya gak mau kasi spupu2annya, tpi akhirnya dkasi jga "gak papa d, buat calon kaka ipar" wekss... bgitu kah anak smp jaman skrg :) kya kya kya...
Gue ckup terhibur gtu di kumon, i likes children. They' ll have many years for fun story about ABG's time..
My time for my thesis..Ouch no.. I am stuck.. I dont know what must i do?! Please lah, gue takut nih dsuruh presentasi, smentara bahannya gue blm paham btul. Really don't know....
Wednesday, October 11, 2006
Film Lake House
Wlah.. sya bis nonton film ini. Agak2nya basi d.. Tapi bagus jga koq.. Filmnya dimainin sama keanu reeves n sandra bullock... Yang gue suka film ini berakhir happy ending. Film ini sbenernya ada versi asianya.. jdulnya ilmare.. Pemainnya cewe nya itu Jun Ji-hyun(yg maen sassy girl).. Tpi dlu tuh, gue nonton film asianya gak bgitu berkesan spt nont film bratnya.. knapa ya ??? gue uda lupa ma jalan crita yg asia, kynya gak happy ending d..
... bingung harus berbuat apa ...
Akhir2 ini motivasi diri lagi rendah banget nich.. Bnar2 wasting time banged d.. Kdang gue bingung dengan berbagai aib dalam kehidupan ini. Bnyk orang yang mempunyai dosanya masing-masing.. Yah tpi gue gak mau comparison dosa gue dengan dosa orang lain sih. Cuma skarang ini gue lagi berasa, gue tuh pny dosa nih. Gue tidak melalui waktu2 gue yg kemaren dengan baik..
Sometimes gue berpikir, gue masih mau baik2.. tapi kdang ksempatan sdah beda, wktu jga dah ganti. Buat apa sih memaksakan diri?!?! Tpi gue jga merasa, knapa ksempatan bisa ilang wlo ada perasaan d dlmnya. Knapa orang bisa menderita oleh orang yang dsayangi ?!?!
Monday, October 09, 2006
09 Okt 2006
Kemaren ini, gue pergi sama anak bncc ke Dufan. Walopun yang ikut tidak ckup bnyk, tetapi acara berjalan ckup fun; bnyk ketawa n bnyk ngobrol n (spt biasa) bnyk antri buat nunggu permainannya ^^
Yang pergi ada : Nyit + dd, gue, feli + yogi, mar + yos, helan, endy, andry, jati, vera , san2(tmn wihara jati)..
-Nyuri dari blog felisia hehe.. Sayang veranya ga ada^^ -
Yah tdk bgitu rame, ternyata pda hari minggu ini sptnya ckup bnyk temen2 yg ga bisa dateng, krn masih ada kerjaan baik dari kantor, bisnis kcil2an dll.
Di awal2 perjalanan, gue sering dijadiin objek utk dgodain, tepatnya krn vera blm dtg(vera, jati, san2 nyusul dari wihara). Tapi gue sdikit lega, stelah vera dtg n yg jdi objek buat digodain dia :)
Permainan2 seru di awal2 perjalanan di dufan dari kora2(perahu goyang), sampe kicir-kicir(ini nih yg paling dtakutin anak2, ada beberapa yg ga brani naik), dan akhir2 qta maen yg ringan2 (yg bisa liat pemandangan di ancol) pnulis lupa namanya^^, sampe kuda2an.. Tpi yang paling seru maen bom2 car, qta tabrakan2 sampe dtemukan beberapa korban ksakitan krn cara maen yg bner2 kasar, terus di perang bintang adu tinggi2an score.. (sdih d nilai gue yg rendah gtu^^) gue rasa gara itu pistol jelekan d ( bela dri gtu :p )..
Yah akhir waktu, mlem2 qta dah harus pulang, dan dari qta niat cari makan antara dapur umum, atau bandar jakarta.. Tpi biasa d anak bncc2.. nyasarnya sampe ke Pantai Mutiara, qta mkan di Kafe Jetski, posisinya diskliling pantai.. Keren banget sih buat pemandangannya^^ Tpi untuk makanannya biasa aja dengan harga tinggi. Tapi sih gue rasa, itu bner2 jual tempat banget... Soalnya ktnya sabtu minggu, itu suka ada kembang api. Dan kemaren pas kesana qta ngeliat kembang api yg dilempar ke air.. Keren d.. (dah spt biasa anak bncc, koq bisa ya?! dan mulei bpikir gmana cara buatnya y).. Dan obrolan spt itu gak jlas d juntrungannya..
Krn wkt udah mlem, qta semua pulang deh. Dengan perasaan lelah.. bsok masih ada yg kerja, masih ada yg kuliah dll..
Ya bgtulah, perjalanan yg ckup fun n jdi tau tempat2 baru..
-Nyuri dari blog felisia hehe.. Sayang veranya ga ada^^ -
Yah tdk bgitu rame, ternyata pda hari minggu ini sptnya ckup bnyk temen2 yg ga bisa dateng, krn masih ada kerjaan baik dari kantor, bisnis kcil2an dll.
Di awal2 perjalanan, gue sering dijadiin objek utk dgodain, tepatnya krn vera blm dtg(vera, jati, san2 nyusul dari wihara). Tapi gue sdikit lega, stelah vera dtg n yg jdi objek buat digodain dia :)
Permainan2 seru di awal2 perjalanan di dufan dari kora2(perahu goyang), sampe kicir-kicir(ini nih yg paling dtakutin anak2, ada beberapa yg ga brani naik), dan akhir2 qta maen yg ringan2 (yg bisa liat pemandangan di ancol) pnulis lupa namanya^^, sampe kuda2an.. Tpi yang paling seru maen bom2 car, qta tabrakan2 sampe dtemukan beberapa korban ksakitan krn cara maen yg bner2 kasar, terus di perang bintang adu tinggi2an score.. (sdih d nilai gue yg rendah gtu^^) gue rasa gara itu pistol jelekan d ( bela dri gtu :p )..
Yah akhir waktu, mlem2 qta dah harus pulang, dan dari qta niat cari makan antara dapur umum, atau bandar jakarta.. Tpi biasa d anak bncc2.. nyasarnya sampe ke Pantai Mutiara, qta mkan di Kafe Jetski, posisinya diskliling pantai.. Keren banget sih buat pemandangannya^^ Tpi untuk makanannya biasa aja dengan harga tinggi. Tapi sih gue rasa, itu bner2 jual tempat banget... Soalnya ktnya sabtu minggu, itu suka ada kembang api. Dan kemaren pas kesana qta ngeliat kembang api yg dilempar ke air.. Keren d.. (dah spt biasa anak bncc, koq bisa ya?! dan mulei bpikir gmana cara buatnya y).. Dan obrolan spt itu gak jlas d juntrungannya..
Krn wkt udah mlem, qta semua pulang deh. Dengan perasaan lelah.. bsok masih ada yg kerja, masih ada yg kuliah dll..
Ya bgtulah, perjalanan yg ckup fun n jdi tau tempat2 baru..
Thursday, September 28, 2006
Mellow Time ^____^
Dari kemaren mlem until now, gue cukup d membuang2 waktu... Dari nonton the Break-Up, the Devil wears Prada, Barbie in 12 Dancing Princess" dtambah baca 1 novel abis. "Soulmate.com".
Gue suka banget sama deskripsi about love di buku soulmate.com ini. Bener2 cocok buat gue bangGeth.. Sampe dah jam 1 dni pagi, gue masih nyempetin diri buat nulis di blogger.
Berikut cuplikan kata-kata yang gue suka :
"Aku juga gak tahu sampai kapan kita bisa terus begini, mungkin sampai salah satu dari kita lelah. Sampai salah satu dari kita menyerah."
Dan yap, akhirnya berakhir bukan karena lelah. Karena ingin menyelamatkan hati ini dari sakit hati. Karena sudah tidak ada niat baik, yang ada hanya kebohongan tanpa pengakuan.
"Aku hanya mencoba realistis, nad. Dengan keadaanku, kamu, kita. Kita beda, dan perbedaan kita itu tidak akan pernah bertemu di satu titik."
Selalu kata itu yang menjadi alasan.. Kamu hanya tidak puas dengan yang sekarang, lihatlah beberapa waktu ke dapan.. Selamanya yang kamu temukan adalah perbedaan.
"Cari masalah itu gampang, Say. Just put yourself in there dan tiba-tiba masalah datang menghampiri lo"
Yap, setuju.. Dan udah bertahun-tahun gue dalam kubangan masalah.. Untungnya sekarang mata gue udah engga buta lagi ^^
"I mean, this relationship must be going somewhere, right ?"
Exactly.. Itu yang selalu ditanyain temen gue ke gue. Kalo ngambang tanpa tujuan, buang2 umur donk..
"what's the point of having fun if you're not having fun by the way?"
Yah biasanya orang-orang emang suka mencari alasan untuk having fun, tapi akhirnya bukan fun, tpi air mata.. >.<
"Puisi kutipan.."
Aku memang sudah diperingatkan
akan bahayanya cinta
Tentang buihnya yang memabukkan
Pesonanya yang membuat kecanduan
atau racunnya yang bisa mematikan
Heiii.. Jangan konyol ah!
Cinta hanya akan membuatku pingsan
atau mungkin sedikit lupa ingatan
Tapi siapa bilang aku mau mati muda?
karena cinta..
Untuk kamu, zat candu.
Akhir kata, dari itu buku banyak juga koq orang yang sudah menikah bisa jatuh cinta.
Siapa bilang cinta dilarang hadir dalam cinta yang lain..
Monday, September 25, 2006
Ketergantungan alias Sakaw
Ketergantungan umumnya dipakan sebagai istilah yang sering digunakan untuk orang yang kecanduan narkoba.
Tapi bagi gue Ketergantungan bisa jadi macem-macem dari kecanduan kasih sayang(Playboy), kecanduan game (Gamer), Kecanduan Kerja (Workaholic), kecanduan Uang(Materialistis), Kecanduan bersenang-senang(Hedonisme), Kecanduan diri sendiri (Narsisme),Kecanduan belanja (Shopper) dll sebagainya.
Setiap orang memiliki kecanduannya sendiri2.. Dan lain cerita sih...
Sekarang ini nyokap n oma gue lagi pergi ke Semarang..
Gue agak menyadari gue punya ketergantungan ma nyokap. Karena terkadang gue suka cuek dengan lingkungan sekitar gue, jadi sekarang gue bingung mau ngepel, (obat pel, alat pel dan ember pel dmna?), gue juga bingung gimana caranya manasin makanan (mkanan apa aja yg dmasukin ke kulkas, gmn cara angetinnya ? ).. Terus gue jga ga tau harus ngapain aja selama di rumah (kbetulan bgt sih pembantu lagi ga ada). Nyokap gue smsin terus Jangan lupa siram kebun, siram depan rumah, cuci piring, dll.. Bawel bgt sih nyokap gue ini ^^
Yah gue yg rada2 cuek dengan lingkungan skitar, berasa melakukan rutinitas spt itu jadi yaaa (gtu d^^).. Enakan di kamar, online, nonton, berkutat dengan skripsi, dll.. Luar kamar bukan urusan saya ^^
Yahh tapi berhubung menyangkut kehidupan orang lain, yah terpaksa gue tetep harus menjaga segala keindahan yg bisa diliat mata gue supaya tetep keliatan indah.
Perasaaan gue kemaren agak gundah gulana.. Ketergantungan dengan masa lalu, membuat gue ingin kembali ke masa lalu.. Padahal masa depan gue masih panjang, tpi gue gak bisa bergantung dgn masa yg akan datang.. karena masa itu belum datang.. Susah beratnya melupakan masa lalu..
Wednesday, September 20, 2006
21 sept 2006
Kamis, jadwal ku untuk di rumah. Bosannya, stelah kemaren di rumah hari ini di rumah lagi.. Untung aku punya internet yang menemani.
Aku seharusnya memikirkan skripsi.. Tapi lagi stuck nih, bingung untuk memahami codingan.. Lagi cari temen yang bisa bantu untuk memahami.. Tapi ternyata temannya lagi sibuk dengan project-an.. huu, bru bisa ktemu mungkin sabtu nanti.. Sabar d, dan mengisi waktu untuk hari ini. Ketemu dosen pun, bingung dengan alasan apa, ingin membicarakan apa.. Bab 1 udah diedit sih, dan sekarang sembari ngerjain bab 2.. Gue masih proses memahami hubungan landasan teori dengan permainan sudoku. Jangan sampai gue memasukkan hal yang tidak perlu ke dalam landasan teori, krn mungkin saja akan menjadi bumerang buat sidang nantinya.
Hari sabtu nanti, ada rencana mau pergi dengan anak bncc 2002, tapi sepertinya pergi nonton bioskop. Padahal gue lebih mengharapkan pergi renang ke atlantis. Gue pengen ngetes kamera buat motret di bawah air.. Entah kapan baru sempet dicoba itu kamera.
-----------------------------------------------------------------------------------
Iklan televisi tentang motor matic begitu banyaknya, sampai membuat gue jadi kebingungan >.< Ada
1. Yamaha Mio
Harga : skitar 10-11 juta
Sekarang ini udah banyak dipake di pasaran. Kemungkinan menurut gue karena dia launching lebih dulu dari yang lain, sehingga penggunanya uda banyak di jalanan. Menurut temen gue sih, Mio ini cukup kenceng dibandingkan dengan Smash masih lebih kenceng Mio. halah, uda ada klub nya sgala, Liat nih
2. Suzuki Spin
Harga : belum tau
Paling dkit tau tentang infonya. Tapi dibanding yang lain ccnya 125, paling gede.. Lebih lengkap disini
3. Honda Vario
Harga : 12-13 juta
Kalo ini, gue dah sempet ke centernya, cuma waktu itu Varionya belom ada. Kata orangnya sih baru keluar ke pasaran akhir september.. Dibandingin dengan motor lainnya, harganya paling tinggi bisa 12-13 pasarannya(padahal speknya kurang dari yang lain). Yah mungkin ngebawa branding "Honda" pluz iklanya aja Agnes Monica kali yee.. Lengkapnya
4. Kymco
Harga : 11-12 juta
Bole juga sih, menurut artikel di koran. Kymco itu paling pengalaman di motor khusus automatic. Yang bkin gue pengen sih, karena isi bensinnya gak perlu turun dari motor. Lengkapnya disini
Halah, banyak pilihan jadi bingung.. Tapi dibanding semua, rada prefer vario sih.. Dengan meliat sistem security motornya boljug kayanya.. Tapi kapasitas duit musti diliat dulu nih.. Doakan aku cpet pny motor y ^^
Friday, September 15, 2006
Story about me
Hari ini proses instalasi speedy ku beres.. Senangnya itu berarti aku dapet bebas pasang internet sesuka ku dari rumah. Walopun agak ribet sih ngurus ini itu nya, dari aktivasi harus ngatur waktu sama orang nya, isi formulir, cari2 materai, teknisi dateng, analisis yg salah, dll. Tapi di tangan gue semuanya beres.. OK d.. lulusan bncc qta boljug.. ^^
Terus tentang rencana ke gunung gede.. dilarang ortu.. Huu.. rencana ku pergi di hari ultah ku batal semua. Mimpi indah makan mlem di Ancol dah fail, pergi ke semarang ke t4 mdam fail, pergi ke gunung gede jga fail. Aku gak mau di rumah.. T T ...
Knapa bagi orang tua ku susah skali ya mengijinkan gue pergi.. Pdahal klo dipkir2 gue belom pernah loh naek gunung.. gue paling baru ngerasain teawalk, hiking kecil2an ke air terjun, camping di gunung, tpi naek gunung spt ke gunung gede liat padang edelweis. gue pengen banget nih.. It seems god's present for me... Di saat gue masih muda, gue punya banyak teman dan menikmati masa-masa indah...
Tdi pagi gue baru berpikir tentang Think Before Do, dan Learning by Doing.. Kdang gue lebih bnyk melakukan hal ke 2. Karena i feel the experience when i do. Dan apa sih yang membuat orang tidak cpat lupa, tentu experience dunk.. Tapi bukannya gue gak berpikir kan untuk melakukan semua hal.. Dalam proses menjalani gue menggunakan pikiran gue.. Gimana dengan kalian ? Apa yang kalian pilih ?
Beberapa hari kemaren aku banyak mencoba perjalanan menuju binus menggunakan kereta api. Singkat cerita aku sudah naik 3 kereta :
1. Kereta Api Diesel
Biaya 1.500 - Ekonomi
Ini pertama kalinya bagi gue naek kereta. Dan gue naek kereta ini tanpa tau tujuan yang gue tau gue musti turun di stasiun palmerah. Dengan berbekal begitu gue pergi aja ke stasiun, dan tanya-tanya sampai akhirnya gue kenalan sama seorang seniman. Dari awal sampai nyampe, gue ngobrol ma dia. Selama perjalanan, suasana kereta padath abis. banyak pedagang dan anak2 kecil. Pertama kalinya naek kereta bkin gue berasa trauma...
Akhir2 gue menyadari temen gue berkata "lo salah naek kereta, itu kereta isinya maling semua"... maap klo ada kta2 menyinggung sbgian orang, tmn gue ngomong gtu ternyata dia emang nyaris kemalingan tarik2an tas di kereta itu..
My opinion : "well my first time as also my last time"
2. Kereta Api Listrik
Biaya 1.500 - Ekonomi
Ok, Untuk kedua kalinya stelah 1 bulan mungkin.. Gue beranikan diri gue buat naek kereta. Karena dari temen gue diketahui bahwa banyak anak binus yang naek kereta itu. Akhirnya gue berangkat berdua bareng temen gue jam 1/2 8 pagi.. Dan ya bner sih bgitu bru naek kereta, temen gue ini dah dapet temen ngobrol. Pas naek kereta ketemu temen sekelasnya, terus pas turun dari kereta ketemu lagi ma temennya akhirnya qta semua naek angkot yang sama.. hohoho.. ngobrol2 ya klo mereka udah pada biasa naek kereta, dan 1 cewe yg gue tanyain ya dia bilang dia gak berani pulang mlem klo naek kereta.
My opinion " Boleh juga nih, gue musti pastiin waktunya KA listrik lewat d.. "
3. Kereta Api Executive
Biaya 10.000 - Executive
BerAC, nyaman. It's my train.. :) Tapi biayanya gak kuat boo.. Critanya gue mau naik KA listrik, tpi krn gue naek angkot yg ternyata angkot nya gak lewat stasiun ituh, akhir nya gue berasa nyasar n turun di bsd en tanya2 angkot yg lwat stasiun. Eh ternyata sampe stasiun nya telat.. Gue ditwarin naek executive.. wah boleh jga kan.. akhirnya "let me try".. Dan gue masih bingung ni turunnya dimana.. Untung dket gue ada orang berseragam DEPHUB KA.. Dengan senang hati gue bertanya "Pak, kerja di KA ya" trus gue tanya aja klo mau turun di stasiun palmerah brapa stasiun lagi ya? Dia kasih tau klo dari Stasiun Serpong, Stasiun Rawa Buntu, Stasiun Sudimara, Stasiun Pondok Ranji, Stasiun Kebayoran baru Stasiun Palmerah. Well bgitu sampe gue yg lagi bengong(as usual) diingetin de, turun sebentar lagi.. :)
Opini "Thx pak.. bpak baek d.. :)) gak lah mksd gue kereta nya OK bgts "
Yah well gue baru 3 kali naek kereta. Please enjoy ur seat^^ "apa sih, gak penting d.. "
Udah lah dah panjang ni kyanya.. Cu all.. Please drop ur comment.
Thursday, September 14, 2006
14 / 09 / 06
Hari ini beristirahat karena kondisi badan tidak begitu baik. Kena radang tenggorokan dsertai flu. Hari ini ditemani film "1 liter of tears" sharian. Semoga besok keadaan membaik dan siap jalanin kegiatan besok. Ganbatte ne..
Sunday, September 10, 2006
Frozen heart
"Rojak berbagai rasa : manis. asam. asin. pedas. pahit bersatu. Tapi Rojak dalam singlish artinya hancur,berantakan atau aneh."
Gue baru baca novel nya Fira Basuki yang judulnya "Rojak".. Cukup mewakili perasaan gue yang skarang lagi bgitulah...
Sjujurnya gue bingung bagaimana harus mengekspresikan perasaan gue.. Tapi yah baru sadar kalo gue suka banget disney princess.. Tapi hidup gak spt cinderella.. Itu cuma ada di film kartun kesukaan gue.. Kenyataannya.. Rojak.. manis. asam. asin. pedas. pait. ^^
Apa kesalahan terbesar Anda dalam percintaan ?
.... putus cinta
Monday, July 31, 2006
Senin, 31 July 2006
Cuplikan comment i :
Kembali ke kehidupan normal. At least skitar 5 thn yang lalu. Gue hidup di pamulang.. :))
Di rumah gue yg jauh dari jalan raya. -terpencil- (ktnya^^)
Gue suka dengan kamar baruku, paling tdk isinya ada & sesuai dengan keinginanku. :)
Kehidupan sudah banyak berubah. Aku smakin memiliki kebebasan.
Aku sudah cukup umur untuk .... - ???? - :)
Tpi aku masih memiliki permasalahan dengan kepercayaan diri >.<
Aku akan berjuang untuk skripsi ku.. Doakan saya..
Thx, for reading this comment. U can drop ur comment here. :)
- Talenta boleh terbatas, tpi biarlah ur spirit unlimited -
Subscribe to:
Posts (Atom)